“Aku, sampai gembira, menemukan ras bangsa yang sama-sama membenci dunia! Deros! Kami segera bermufakat dalam banyak hal! Selama sepuluh tahun kami sudah mempersiapkan! Ketika waktunya tiba, kami akan luncurkan serangan terencana cerdik terhadap semua kota penting dunia, ya kan, temanku?”

Raja-raja MediaBacaan nonfiksi sejarah
“Anak itu orang Persia; jikalau dia akhirnya naik ke atas singgasana, maka kekuasaan akan beralih ke tangan orang asing, dan kami orang Media, yang terpinggirkan, akhirnya akan menjadi budak, menjadi orang asing.”

Kode Rahasia WartawanBacaan fiksi humor
Tak seorangpun pernah mendengar adanya sebuah kode. Semua mulai menjelaskan kepada si kepala penyelidik bahwa suratkabar tak pernah menggunakan kode—yakni kode sandi.

Ketika Jurnalis MemerintahBacaan nonfiksi jurnalisme
Seorang anggota parlemen, sekalipun dia suka bicara, tidak bisa melakukan pidato dalam sidang sebanyak redaktur menulis artikel dalam sepekan. Dan redaktur mencetak setiap kata, dan menyebarkannya ke hadapan jemaat besarnya.

Pengakuan Seorang JurnalisBacaan fiksi jurnalisme
Menulis hanya untuk “jemaat gereja”, boleh dibilang, membatasi independensi; sementara independensi membatasi daftar pembacaku atau mengubah personilnya—dua-duanya membuat suratkabar tak memiliki basis yang pasti dan kokoh.

Masa Depan JurnalismeBacaan nonfiksi jurnalisme
Kau bisa temukan seseorang yang bisa memberitahumu berita terbaik dan teranyar tentang apapun yang terjadi di manapun, jika saja kau tahu di mana mencari orang itu. Tapi mereka tidak dicari, dan mereka juga tidak dikenali.

Sekolah Praktek JurnalismeBacaan fiksi satir
“Aku mendapati dua reporterku sedang berserapah dan menendang-nendang di pekarangan belakang. Yang satu terkubur dalam setumpuk debu batu bara halus, yang satu lagi tergantung pada pagar pancang dari ekor jasnya. Seseorang habis melempar mereka ke luar jendela.”

Bagaimana Menjadi JurnalisBacaan nonfiksi jurnalisme
Pilih subjekmu sendiri; pilihan itu sendiri akan membantu menunjukkan apakah kau memiliki mata jurnalistik di kepalamu, dan kemudian jangan menulis tentang itu jika tak ada yang bisa kau katakan.

Cerita Janggal Koran 1971Bacaan fiksi sci-fi
Hanya dalam empat puluh tahun dari sekarang, permainan besar negara-negara berdaulat akan berakhir. Suatu metode baru dalam menangani urusan manusia akan diadopsi. Tak ada sepatah katapun tentang patriotisme atau nasionalisme; tak ada sepatah katapun tentang partai.

Mata-mata AsingBacaan fiksi sci-fi
“Ini perintah kita! Aku satu-satunya yang akan tetap kasat mata selama misi ini! Aku punya formula di sini, racikan serbuk-serbuk pembuat tak kasat mata! Dengan itu kalian bisa memata-matai tanpa kelihatan untuk jangka waktu tak terbatas!”

Propaganda MerahBacaan fiksi aksi
“Tak ada yang sulit dipercaya di manapun para komunis menyebar intrik licin mereka! Kent mungkin berlagak sebagai agen Amerika–tapi dia salah satu dari mereka–seorang komunis yang cukup penting!”

Koran Bawah TanahBacaan fiksi spionase
“Kita makin kuat tiap harinya! Kita harus bertindak antisipatif agar itu tak terbongkar oleh pihak berwenang! Ya, partai sedang mengalami hal besar dengan media rahasia kita!”

Sisi Lain KoranBacaan fiksi humor
Ada sebuah cerita yang beredar di kalangan pers berkenaan dengan rasa penasaran kaum wanita. Cerita itu menyebut, jika seorang suami membawa pulang selembar koran yang satu penggalannya telah digunting, isterinya takkan pernah tenang.

Novel TerlarisBacaan fiksi romansa
Apa kau pernah baca salah satu dari novel-novel terlaris ini? Maksudku jenis di mana pahlawannya adalah seorang pesolek Amerika yang jatuh cinta pada seorang puteri kerajaan dari Eropa yang sedang bepergian dengan nama alias?

Buku SuamikuBacaan fiksi keluarga
Kami menikah suatu hari bulan September, dan bulan madu berlalu gembira dengan obrolan terkait buku itu. Tidak ada yang lebih membuktikan dalamnya kasih-sayang George daripada fakta bahwa dia tidak memulai karya besarnya sebelum bulan madu selesai.

Pengarang IdealBacaan nonfiksi kritik sastra
Dia memandang kepengarangan bukan sebagai profesi, tapi sebagai sesuatu antara inspirasi dan hobi. Kalaupun itu inspirasi, itu adalah anugerah dari Langit, dan karenanya mesti dibagi dengan seluruh dunia.

Kebiasaan Menulis DiariBacaan nonfiksi kritik sastra
Jika diari semacam ini sedang merosot, dunia tidak rugi banyak. Tapi setidaknya mencatat kegiatan harian setiap malam adalah kesenangan yang tak ada salahnya bagi sebagian orang.

Pipit-pipit di Madison SquareBacaan fiksi satir
Aku memotong tegas temaku dari nada-nada burung, dan mengolahnya ke dalam sebuah pelajaran, dan sebuah puisi, dan sebuah tari karnaval, dan sebuah ninabobo; dan kemudian menerjemahkan semuanya ke dalam prosa dan mulai menulis.

Wawancara Dengan PresidenBacaan fiksi jurnalisme
Aku bertemu seorang pelayan di ruang depan, dan mengangkat kartuku kepadanya sambil tersenyum. Kulihat rambut di kepalanya berdiri, dan dia lari seperti rusa ke pintu, dan lalu merunduk, menuruni tangga panjang menuju pekarangan.

Sabotir RendahanBacaan fiksi perang
Jenderal duduk berat dan mendesah. Keheningan kuat melanda ruangan saat dia menghampar serbet putih di atas paha gemuknya dan meraih ceker ayam. Akhirnya, dia berbalik pada orang-orang gemetar itu dan berkata, “Tembak mereka!”

Siluman Sabotir MerahBacaan fiksi aksi
“Aku akan dirikan markas rahasia baru tepat di jantung Eropa! Yang takkan pernah terdeteksi siapapun! Aku akan beri Olaf instruksi hipnotis cepat dan mengirimnya pulang untuk menghancurkan kelompoknya dan seluruh demokrasi!”

Kelas Sabotase KremlinBacaan fiksi spionase
“Siapa dia? Bagaimana plot sabotase jahatnya akan bekerja–dan kapan? Aku harus caritahu–harus! Astaga–tiap hari dia tampil sebagai orang berbeda! Bagaimana aku bisa ungkap dia kepada dunia?”

Sekolah Sabotase MerahBacaan fiksi aksi
Itu sekolah paling aneh di dunia–sebab mata pelajarannya mencakup bahan peledak, penghancuran, kebakaran, dan pengeboman! Di sini murid-murid diajari untuk membawa kehancuran dan kematian ke negara-negara demokrasi!

Pengaruh Buddhisme Terhadap Kristen PrimitifBacaan nonfiksi religi
Dua kali Buddhisme menginvasi Barat, sekali saat kelahiran Kristen dan sekali ketika para Templar membawa pulang Kabalisme, Sufisme, dan Freemasonry dari Palestina.

Buddha Arya Dari India & Yesus Semit Dari IsraelBacaan nonfiksi religi
Buddha, melalui penderitaan dan dukacita, mengaku telah menemukan injil Jalan menuju pembebasan dari kehidupan Diri. Kristus datang dari Bapak, menurut visi para Peramal, untuk membawakan injil keputeraan yang dipulihkan.
