Fakta ini menunjukkan jangkauan dan sekaligus kekuatan pengaruh Buddhisme di tengah-tengah bangsa Jepang saat ini. Jepang sering disebut sebagai negara Buddhis, dan seluruh populasinya digolongkan sebagai penganut Buddhis. Dalam satu arti ini benar, tapi dalam arti lain tidak.

Panteisme India dan Pesimisme Brahmana Sebelum BuddhaBacaan nonfiksi religi
Jika dalam Buddhisme dilakukan upaya bangga untuk mengkonsepsikan keterbebasan yang di dalamnya manusia sendiri membebaskan dirinya, untuk menciptakan keyakinan tanpa tuhan, spekulasi Brahmanik-lah yang telah mempersiapkan jalan untuk pemikiran ini.

Kristen antara Semit dan Arya: Suksesi KeagamaanBacaan nonfiksi religi
Hari ini tidak ada cendekiawan yang menganggap ini tidak keliru. Itu dibantah oleh pengetahuan tentang teks-teks, yang tidak mengungkap titik kontak antara kitab-kitab Ibrani paling kuno dan Vêda; juga oleh studi komparatif bahasa-bahasa, yang memisahkan idiom-idiom Semitik dari idiom-idiom Arya.

Jalan Pancasila BuddhaBacaan nonfiksi religi
Sila-sila ini merupakan aturan perilaku hasil rumusan sendiri, yang diterima dan diusahakan untuk dipatuhi dengan sukarela oleh individu—bukan untuk menyenangkan Tuhan, tapi untuk menyelaraskan dirinya secara moral dengan hasil-hasil pemikirannya.

Mengambil Jalan PancasilaBacaan nonfiksi religi
“Mengambil pancasila” hanyalah menengok sekali lagi peta jalan itu untuk menyegarkan ingatan, untuk mengingatkan diri kita akan eksistensi jalan-jalan samping dan gang-gang yang dapat menyebabkan kita menyimpang darinya.

Peran Penting PancasilaBacaan nonfiksi filsafat
Kita menaati pancasila bukan untuk alasan duniawi murni semata, tapi karena Buddha mengadopsi mereka sebagai fondasi Ajarannya (Jalan menuju Ketersadaran), dan karena mereka telah senantiasa menyiapkan jalan untuk Ordo Orang Tercerahkan dari semua zaman.

Peringatan PancasilaBacaan nonfiksi sosial
“Mengapa aku mesti sangat peduli soal berbuat baik hanya untuk diriku sendiri?” Karena berbuat sesuatu yang baik pada dirimu sendiri adalah cara teraman berbuat sesuatu yang baik untuk dunia.

Agama Arya vs Agama Semit. Sebuah StudiBacaan nonfiksi religi
Sains telah membuktikan bahwa tendensi asli bangsa-bangsa Arya adalah Panteisme, sementara Monoteisme, adalah doktrin tetap bangsa-bangsa Semitik. Panteisme dan Monoteisme adalah sungguh kanal besar di mana kedua sungai suci umat manusia mengalir.

Kristen Adalah Agama Arya Bukan Agama SemitBacaan nonfiksi religi
Selain orang India dan orang Persia, tidak tampak Buddha, atau Zoroaster, atau bahkan Vêda, kecuali sebuah doktrin purba Arya yang darinya Vêda dan Zoroaster, dan Kristen sesudah mereka, lahir seluruhnya. Ini adalah fakta besar yang harus kita tampakkan.

Pengaruh Buddhisme Terhadap Kristen PrimitifBacaan nonfiksi religi
Dua kali Buddhisme menginvasi Barat, sekali saat kelahiran Kristen dan sekali ketika para Templar membawa pulang Kabalisme, Sufisme, dan Freemasonry dari Palestina.

Buddha Arya Dari India & Yesus Semit Dari IsraelBacaan nonfiksi religi
Buddha, melalui penderitaan dan dukacita, mengaku telah menemukan injil Jalan menuju pembebasan dari kehidupan Diri. Kristus datang dari Bapak, menurut visi para Peramal, untuk membawakan injil keputeraan yang dipulihkan.

Masa Lalu Dunia MayaBacaan nonfiksi religi
Ilusi kosmik—yang di bawah pengaruhnya para individu merasa seolah-olah “tidur”—disebut sebagai tak berawal, di mana dualitas—yang dari keserbaragamannya kata tersebut disusun—dinyatakan sebagai ilusi belaka, di mana māyā dikatakan merupakan “kekuatan ajaib” Dewa sendiri.

Dunia Dalam DeritaBacaan nonfiksi filsafat
Pelipuran terbaik dalam kemalangan atau kesusahan apapun adalah memikirkan orang lain yang lebih sengsara lagi daripada dirimu dan ini merupakan bentuk pelipuran yang terbuka untuk setiap orang. Tapi ini artinya nasib buruk untuk umat manusia secara keseluruhan!

Nabi PesimismeBacaan nonfiksi filsafat
Kesengsaraan hidup tak pernah sebelumnya menemukan nabi yang lebih fasih [daripada dia], dan di sini dia mendapati dirinya bersinggungan dengan dua agama besar dunia, Buddhisme dan Kristen.

Ajaran Penderitaan BuddhaBacaan nonfiksi religi
“Bagaimana menurut kalian, murid-murid, mana yang lebih banyak, air yang ada di keempat samudera besar, atau air mata yang telah mengalir dari kalian dan telah ditumpahkan oleh kalian.”

Kutukan Buddha Mata SatuBacaan fiksi misteri
Suatu orang, atau suatu gerombolan, yang terkait dengan Kuil Buddha di Bhangapore, telah melacak delima terkenal itu sampai ke rumahku. Aku tahu orang-orang fanatik kuil akan berbuat apa saja untuk mendapatkan kembali mata Buddha.

Kristus dan Anti-KristusBacaan nonfiksi filsafat
Anti-Kristus adalah aspek ibu dari ketuhanan yang mencoba mempertahankan kekuasaan atas Putera, lupa bahwa Putera Tuhan harus melangkah maju dengan bebas dan tak dikekang oleh Ibu, tak dihalangi oleh wujud.

Trikāya: Doktrin Trinitas BuddhaBacaan nonfiksi religi
Setahap demi setahap, jika kita telusuri sejarah evolusi legenda Buddha, Buddha-Buddha manusiawi jadi diagungkan dan ditinggikan jauh melebihi kemungkinan-kemungkinan orang badani.

Jalan Penderitaan BuddhaBacaan nonfiksi filsafat
Kehidupan dalam semua bentuknya adalah penderitaan dan tidak layak dihidupi. Pandangan pesimistik ini, buah dari spekulasi panteistik Brahman, diekspresikan dalam bahasa yang nyaris identik dengan apa yang kita temukan dalam Upanisad.

Mata Buddha yang HilangBacaan fiksi humor
“Oh! Oh! Mata Buddha-nya hilang! Mereka batu delima! Jangan-jangan ada yang curi! Buju buset! Itu buluk! Harus bagaimana? Harus bagaimana?”
