Dengan dahi di kaca, aku asyik meneliti gerombolan itu, ketika tiba-tiba tampaklah sebuah wajah (wajah pak tua jompo, umurnya 65 atau 70-an), sebuah wajah yang menahan dan sekaligus menyerap seluruh perhatianku, lantaran ekspresinya yang betul-betul aneh.

Rencana Untuk Meledakkan AmerikaBacaan fiksi aksi
“Aku harus pastikan dua kali lipat tak ada yang tahu aku mengontakmu! Ini penugasan besar—terbesar! Aku dapat info musuh sedang mengerjakan sesuatu bernama ‘Proyek Peledakan’—rencana untuk meledakkan kota-kota utama AS.”

Detik-detik Serangan Bom Atom Amerika Atas Hiroshima: Kesaksian Pastor Yesuit Jerman di JepangBacaan nonfiksi sejarah
Semakin dekat kami ke kota, semakin besar bukti kehancuran dan semakin sulit kami menempuh jalan. Rumah-rumah di pinggir kota semuanya rusak parah. Banyak yang telah ambruk dan terbakar habis. Semakin jauh ke dalam, hampir semua hunian sudah rusak oleh api.

Aku Mesin, Bukan Tuhan - Misi Putera MesinBacaan fiksi sci-fi
“Kota ini memiliki satu peluang untuk kelangsungan hidup. Kau harus tinggalkan ketergantunganmu pada Mesin. Ia sudah merenggut inisiatifmu, doronganmu untuk tumbuh. Emosi-emosi nyata, kata-kata yang membawa manusia mendaki jalan setapak pertumbuhan yang panjang.”

Ketika Robot Jatuh CintaBacaan fiksi sci-fi
Harusnya aku sudah tahu apa dia. Tapi, berdasarkan sirkuit-sirkuit mesin dan Kota yang memberiku nyawa, aku tidak bakal bertindak berbeda seandainya aku tahu dan paham. Aku melihatnya berdiri di hutan dan aku menginginkannya.

Ketika Polisi Menjadi Sumber Penghasil BeritaBacaan nonfiksi jurnalisme
Ketika dijelaskan lebih jauh bahwa sebagian informasi yang sampai ke sana, diungkap ke suratkabar-suratkabar, kita bisa mengerti mengapa mereka tidak sampai mempekerjakan reporter untuk mempatroli jalanan.

Wanita Nomor SatuBacaan fiksi kriminal
“Niatku adalah merebut bangsa terkuat—Amerika Serikat! Pertama akan ada gelombang kejahatan, lebih besar dari yang pernah dikenal! Hukum dan ketertiban akan lenyap! Masyarakat akan meminta kepemimpinan baru! Terus kita akan masuk!”

Serangan Viking ke SevillaBacaan nonfiksi sejarah
Para Muslim itu menyerang mereka, dengan penuh keberanian dan tekad besar, tapi tanpa disiplin. Mereka tidak memiliki pemimpin, bahkan tidak pemikul panji, karena gubernur sudah pergi melarikan diri ke kota Carmona, meninggalkan mereka tanpa dukungan.

Mencari Tembok Yajuj MajujBacaan nonfiksi petualangan
Pada salah satu panel pintu, terdapat prasasti dalam huruf-huruf besi, yang menyampaikan kata-kata berikut dalam bahasa aslinya: ‘Apabila janji Tuhanku tiba, Dia akan menghancurluluhkannya; dan janji Tuhanku itu benar.’

Ketika Jurnalis MemerintahBacaan nonfiksi jurnalisme
Seorang anggota parlemen, sekalipun dia suka bicara, tidak bisa melakukan pidato dalam sidang sebanyak redaktur menulis artikel dalam sepekan. Dan redaktur mencetak setiap kata, dan menyebarkannya ke hadapan jemaat besarnya.

Cerita Janggal Koran 1971Bacaan fiksi sci-fi
Hanya dalam empat puluh tahun dari sekarang, permainan besar negara-negara berdaulat akan berakhir. Suatu metode baru dalam menangani urusan manusia akan diadopsi. Tak ada sepatah katapun tentang patriotisme atau nasionalisme; tak ada sepatah katapun tentang partai.

Mata-mata AsingBacaan fiksi sci-fi
“Ini perintah kita! Aku satu-satunya yang akan tetap kasat mata selama misi ini! Aku punya formula di sini, racikan serbuk-serbuk pembuat tak kasat mata! Dengan itu kalian bisa memata-matai tanpa kelihatan untuk jangka waktu tak terbatas!”

Pipit-pipit di Madison SquareBacaan fiksi satir
Aku memotong tegas temaku dari nada-nada burung, dan mengolahnya ke dalam sebuah pelajaran, dan sebuah puisi, dan sebuah tari karnaval, dan sebuah ninabobo; dan kemudian menerjemahkan semuanya ke dalam prosa dan mulai menulis.

Matinya Sang TaipanBacaan nonfiksi satir
Mereka tak pernah melihat begitu banyak uang sebelumnya, mereka orang-orang baik dan mereka ingin minum dengan yang lain; mereka tak tahan dengan miras, dan di sinilah mereka berada.

Kenangan CintaBacaan fiksi romansa
Tidak mudah mengkorelasikan pendekatan-pendekatan terhenti-henti itu, kesembunyi-sembunyian berkudung itu, dengan keburu-buruan lintang-pukang malam di luar, yang aku tahu sedang buru-buru lewat, bercorengkan cetus api, tak terbaca.

Kota Tanpa NamaBacaan fiksi fantasi
Terpencil di gurun Araby terletak kota tanpa nama itu, remuk dan tak jelas, dinding-dinding rendahnya nyaris tersembunyi oleh padang pasir berumur tak terhitung. Ia pasti sudah seperti itu sebelum batu-batu pertama Memphis diletakkan.

Duel Dengan KotaBacaan fiksi ekonomi
“Kau sudah tamat. Kota ini sudah melahapmu habis. Ia sudah mengambilmu dan memotongmu sesuai polanya dan mencapmu dengan mereknya. Kau sangat mirip dengan sepuluh ribu orang yang kulihat hari ini sampai tak bisa dibedakan dari mereka.”

Kebanggaan Kota-kotaBacaan fiksi satir
“Bicara tentang kota hebat kami—salah satu dari segi-segi terhebatnya adalah departemen kepolisian kami yang gagah. Tidak ada satupun badan di dunia bisa menandinginya untuk—Sudah lihat Broadway di malam hari? Tidak banyak jalan-jalan di dunia bisa menyamainya.”

Pembunuhan Sebuah KotaBacaan fiksi kriminal
“Walikota yang terhormat... Kau sudah tahu permintaan terakhirku... Tapi kau bersikeras tak mau menuruti permintaanku. Baiklah, jika ini tidak dilakukan dalam satu minggu ke depan, aku berjanji kau akan mati... Bersama dengan setiap orang di kota kotormu.”

Kota di Bawah LautBacaan fiksi fantasi
Tiba-tiba dia melihatnya—kota aneh itu yang terbungkus dalam kaca. Itu menyerupai akuarium raksasa dengan orang-orang mungil bertampang ganjil berjalan-jalan di dalamnya.
