Hinduisme mengajarkan bahwa dunia dan semua di dalamnya adalah akibat niscaya dari tindakan niscaya dalam roh universal. Dunia begini, dan begini adanya, semata-mata karena keniscayaan fitrah Ilahi. Menyelidiki lebih jauh alasan hal-hal sama dengan bertanya mengapa pohon mangga menghasilkan mangga.

Setengah TuhanBacaan fiksi satir
“Akan datang masa ketika para pemuda tidak terbata-bata tentang apa yang telah ada. Terisi penuh oleh masa kini, pencipta penuh masa depan, tak tunduk dan berkuasa atas semuanya, manusia akan berdiri di bumi yang dia taklukkan. Dan ketika dia sudah berkuasa atas semua, dia akan menjadi dewa.”

Penari GolgotaBacaan fiksi misteri
Mereka sedang melompat-lompat riang di sekeliling sebuah objek tengah—sebuah salib terbaring. Kepada salib ini sepasang makhluk merah muda—total jadi empat belas—berlutut dan mengayunkan palu atau godam yang terlihat seperti balok, memaku sesosok manusia.

Raja-raja MediaBacaan nonfiksi sejarah
“Anak itu orang Persia; jikalau dia akhirnya naik ke atas singgasana, maka kekuasaan akan beralih ke tangan orang asing, dan kami orang Media, yang terpinggirkan, akhirnya akan menjadi budak, menjadi orang asing.”

Hari-hari Terakhir AyahkuBacaan nonfiksi keluarga
Andai saja ini semua hanya mimpi yang darinya aku bisa bangun! Tapi mimpi ataupun nyata, aku merasa sedang mengembara dalam kegelapan tanpa sebuah lampu, pada suatu fajar dingin di dunia fana ini.

WabahBacaan fiksi sci-fi
“Manusia hanya perlu menghirup kultur ini! Selebihnya mereka akan lakukan sendiri! Penularan terjadi segera tanpa kontak! Aku akan jadi satu-satunya pengamat Bumi, sebab aku sendirian kebal!”

Pemandangan Dari Atas BukitBacaan fiksi horor
Aku mengalami semua khayalan yang tidak disukai oleh siapapun: langkah-langkah kaki mendedas pada ranting-ranting di belakangku, orang-orang tak jelas melangkah di balik pepohonan di depanku.

Harta Karun ChinaBacaan fiksi petualangan
Dia melihat dalam mimpinya bertumpuk-tumpuk emas, dan Chang-hi menghalangi dan bergumul untuk menghalaunya dari itu. Dia merenggut kuncir Chang-hi—betapa besar binatang kuning itu, dan betapa kuat dia bergumul dan menyeringai!
