Skip to content
Setengah Tuhan – Relift Media

Setengah Tuhan Cerita fiksi satir

author _Sergei Nikolayevich Sergeyev-Tsensky_; date _1919_ genre _Satir_; category _Cerpen_; type _Fiksi_ “Akan datang masa ketika para pemuda tidak terbata-bata tentang apa yang telah ada. Terisi penuh oleh masa kini, pencipta penuh masa depan, tak tunduk dan berkuasa atas semuanya, manusia akan berdiri di bumi yang dia taklukkan. Dan ketika dia sudah berkuasa atas semua, dia akan menjadi dewa.” Di kota Korintus yang kaya, di rumah Megacles sang pendeta tinggi, para minstrel berdiri menyanyikan melodi-melodi. Mereka berdua—seorang pemuda dan seorang pak tua. Mulanya pak tua bernyanyi dengan suara bergetar dan lemah, dan si pemuda mengiringinya pilu dengan lira tujuh dawai. Pak tua bernyanyi tentang apa gerangan? Dia bernyanyi tentang zaman purba ketika matahari bersinar lebih meng­gebu, ketika buah-buahan tumbuh lebih berlimpah, ketika anggur lebih memabukkan. Dia bernyanyi tentang zaman purba ketika hidup para pahlawan yang posisinya belum di­ambil siapapun. Dia bernyanyi bagaimana di jurang-jurang suram Hades, berkelana bayang-bayang para makhluk fana yang berkabung. Di rumah Megacles sedang diadakan sebuah perjamuan. Di atas sofa panjang di belakang meja, para tamu berbaring dan meminum anggur pekat Siprus dari piala-piala mahal. Dan tak seorangpun mendengarkan pak tua. Tapi dia berhenti, dan si minstrel muda mulai bernyanyi. Dalam suara merdu nan kuat dia menyanyikan melodi-melodi yang belum pernah didengar siapapun. Melodi-melodi ini dibuat oleh seorang tuan yang perkasa, dan me­muji-muji akal sombong manusia. “Manusia adalah setengah dewa,” bunyi liriknya, “tapi akan datang masa ketika dia menjadi dewa.” “Manusia terjerumus dalam mimpi-mimpi,” bunyi lirik­nya, “tapi akan datang masa ketika mimpi-mimpi menjadi nyata.” “Nun ke sana, di tengah kedalaman abad-abad men­datang yang berkelip redup, pandangannya tertuju, seolah terpaku di sana.” “Akan datang masa ketika para pemuda tidak terbata-bata tentang apa yang telah ada.” “Terisi penuh oleh masa kini, pencipta penuh masa depan, tak tunduk dan berkuasa atas semuanya, manusia akan ber­diri di bumi yang dia taklukkan.” “Dan ketika dia sudah berkuasa atas semua, dia akan menjadi dewa.” Irama akhir suaranya dan alunan liranya persis sedang menggema ketika para tamu Megacles bangkit dari meja untuk menatap si minstrel. Dan dia berdiri di sana, muda rupawan, dengan ikalan rambut hitam dan pandangan bangga. “Siapa yang membuat melodi-melodi ini?” selidik para tamu. “Aku mendengarnya,” jawab si minstrel, “semasa kecil, di kampung halamanku Eanthus, dari Demades, seorang buangan dari Athena.”
Judul asli : The Demigod
Полубог<i=1PIuP_ZaEwhyZfFb9M7OsGN0a_xAcD5DQ 314KB>The Demigod<br/> Полубог
Pengarang :
Penerbit : Relift Media, Mei 2023
Genre :
Kategori : ,

Unduh