Wells, seperti halnya James, bersikeras bahwa Tuhan pasti benar-benar personal, eksis di dalam lingkungan waktu, membantu umat manusia dalam perjuangannya ke atas, dan dapat diakses oleh manusia melalui apa yang James sebut “komuni penuh doa”.

Kemanusiaan dan Moralitas Sebagai Agama Baru Tanpa TuhanBacaan nonfiksi filsafat
Ketika kita katakan bahwa M. Comte telah menegakkan filosofinya menjadi sebuah agama, kata “agama” tidak boleh dipahami dalam pengertian yang biasa. Dia tidak mengubah sikap negatifnya terhadap teologi: agamanya adalah tanpa Tuhan.

Dialog Orang Kafir dan Orang BerimanBacaan fiksi religi
Apakah Yesus berkata ada dua fitrah dalam dirinya? Tidak, dan kita memberinya dua fitrah. Apakah Yesus berkata Maria adalah ibu Tuhan? Tidak, dan kita menjadikannya ibu Tuhan. Apakah Yesus berkata dia adalah tritunggal dan sesubstansi? Tidak, dan kita menjadikannya sesubstansi dan tritunggal.

Keesaan dan KebhinnekaanBacaan nonfiksi religi
Dalam agama sejati, seperti halnya di alam, kita memiliki “keesaan dalam kebhinnekaan dan kebhinnekaan dalam keesaan”, atau manusia dalam Tuhan dan Tuhan dalam manusia. Dalam bahasa Yesus, “Sama seperti Engkau, ya Bapak, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau; supaya mereka juga menjadi satu di dalam Kita.”

Apakah Tuhan Yesus Manusia Berkebangsaan dan Beragama Yahudi?Bacaan nonfiksi religi
Probabilitas bahwa Kristus bukan Yahudi, bahwa Dia tidak memiliki setetespun darah Yahudi tulen dalam pembuluhnya, begitu besar sehingga hampir sama dengan sebuah kepastian. Termasuk kepada ras apa Dia? Ini sebuah pertanyaan yang tidak bisa dijawab sama sekali.

Patriotisme Bani IsraelBacaan nonfiksi politik
Patriotisme demikian sangat agung. Itu rentan menjadi picik dan tak kenal kompromi, tapi itu menghasilkan pemeliharaan permanensi ras yang khas, dan itu menghadirkan ke hadapan dunia contoh sebuah bangsa yang agamanya dianggap sebagai fitur praktis dan esensial dalam politi sipilnya.

Ras Sebagai Identitas Kemanusiaan dan KebangsaanBacaan nonfiksi sosial
Sains ras mengajari kita bahwa perbedaan esensial antara bangsa-bangsa dan ras-ras di dunia ini diwariskan. Itu tidak bisa diubah oleh sistem pendidikan atau pelatihan. Umat manusia tidak bisa mengubahnya.

Manusia Masa Depan Adalah Manusia-TuhanBacaan nonfiksi sosial
Tujuan manusia adalah menjadikan dirinya serupa dengan Tuhan. Manusia masa depan akan harus menjadikan dirinya serupa dengan Tuhan. Manusia masa depan akan harus menjadikan dirinya lebih seperti Tuhan, tapi kita tidak tahu kita akan seperti apa.
