Dengan sia-sia mereka mencoba membayangkan seperti apa kematian. Si kaya bersedia memberikan semua uang dan semua barang mereka jika mereka bisa sekadar memperpendek umur. Tanpa perubahan apapun, terus hidup selamanya terasa menjemukan.

Kota Tanpa NamaBacaan fiksi fantasi
Terpencil di gurun Araby terletak kota tanpa nama itu, remuk dan tak jelas, dinding-dinding rendahnya nyaris tersembunyi oleh padang pasir berumur tak terhitung. Ia pasti sudah seperti itu sebelum batu-batu pertama Memphis diletakkan.

Kuil Kota BaruBacaan fiksi petualangan
“Ingat, aku satu-satunya keselamatanmu! Tanpa pertolonganku, orang-orang kulit putih yang akan datang dari timur untuk membangun jalan besar akan memperbudak kalian semua dan mempekerjakan kalian sampai mati untuk membuat jalan mereka!”

Kutukan Buddha Mata SatuBacaan fiksi misteri
Suatu orang, atau suatu gerombolan, yang terkait dengan Kuil Buddha di Bhangapore, telah melacak delima terkenal itu sampai ke rumahku. Aku tahu orang-orang fanatik kuil akan berbuat apa saja untuk mendapatkan kembali mata Buddha.

Hunian KhayaliBacaan nonfiksi filsafat
Sungguh benar bahwa semua delusi panca indera dirangkum dalam satu kata kekhayalian, dan tidak ada cara untuk melupakan, meski sekejap, perubahan dan kekilatannya.

Makam WaliBacaan fiksi satir
“Cara-cara Allah memang sangat misterius. Namun, jangan biarkan kematian ini membuatmu bersedih hati. Kenangannya paling tidak akan hidup. Besok pagi aku akan kirim orang-orang untuk membangun kuil megah di atas kuburannya.”

47 RōninBacaan nonfiksi kriminal
Gambaran mengerikan akan heroisme dahsyat yang mustahil untuk tidak dikagumi. Dalam pikiran Jepang, perasaan kagum ini tak tercampur, dan oleh sebab itulah keempat puluh tujuh Rōnin menerima penghormatan nyaris ilahi.

Pencarian LilyBacaan fiksi filsafat
Pada suatu sore berangin tanpa awan, Adam Forrester dan Lilias Fay berangkat menjelajahi tanah luas yang akan mereka miliki bersama, mencari lokasi tepat untuk kuil kebahagiaan.
