Tak seorangpun pernah mendengar adanya sebuah kode. Semua mulai menjelaskan kepada si kepala penyelidik bahwa suratkabar tak pernah menggunakan kode—yakni kode sandi.

Sekolah Praktek JurnalismeBacaan fiksi satir
“Aku mendapati dua reporterku sedang berserapah dan menendang-nendang di pekarangan belakang. Yang satu terkubur dalam setumpuk debu batu bara halus, yang satu lagi tergantung pada pagar pancang dari ekor jasnya. Seseorang habis melempar mereka ke luar jendela.”

Sisi Lain KoranBacaan fiksi humor
Ada sebuah cerita yang beredar di kalangan pers berkenaan dengan rasa penasaran kaum wanita. Cerita itu menyebut, jika seorang suami membawa pulang selembar koran yang satu penggalannya telah digunting, isterinya takkan pernah tenang.

Novel TerlarisBacaan fiksi romansa
Apa kau pernah baca salah satu dari novel-novel terlaris ini? Maksudku jenis di mana pahlawannya adalah seorang pesolek Amerika yang jatuh cinta pada seorang puteri kerajaan dari Eropa yang sedang bepergian dengan nama alias?

Pipit-pipit di Madison SquareBacaan fiksi satir
Aku memotong tegas temaku dari nada-nada burung, dan mengolahnya ke dalam sebuah pelajaran, dan sebuah puisi, dan sebuah tari karnaval, dan sebuah ninabobo; dan kemudian menerjemahkan semuanya ke dalam prosa dan mulai menulis.

Wawancara Dengan PresidenBacaan fiksi jurnalisme
Aku bertemu seorang pelayan di ruang depan, dan mengangkat kartuku kepadanya sambil tersenyum. Kulihat rambut di kepalanya berdiri, dan dia lari seperti rusa ke pintu, dan lalu merunduk, menuruni tangga panjang menuju pekarangan.

Duel Dengan KotaBacaan fiksi ekonomi
“Kau sudah tamat. Kota ini sudah melahapmu habis. Ia sudah mengambilmu dan memotongmu sesuai polanya dan mencapmu dengan mereknya. Kau sangat mirip dengan sepuluh ribu orang yang kulihat hari ini sampai tak bisa dibedakan dari mereka.”

Kebanggaan Kota-kotaBacaan fiksi satir
“Bicara tentang kota hebat kami—salah satu dari segi-segi terhebatnya adalah departemen kepolisian kami yang gagah. Tidak ada satupun badan di dunia bisa menandinginya untuk—Sudah lihat Broadway di malam hari? Tidak banyak jalan-jalan di dunia bisa menyamainya.”
