“Aku sudah dengar sejarah pintu itu—bagaimana membukanya bertentangan dengan tradisi keluarga ini. Pasti ada suatu alasan menakutkan. Tapi takhayul-takhayul tua tidak berpengaruh padaku.”

Haruskah Menikahinya?Bacaan fiksi keluarga
Aku tidak siap untuk mengakuinya. Salah satu dari tiga wanita itu mengambil surat dari Alkitab, tempat aku menaruhnya. Siapa di antara mereka yang menulis baris-baris pemicunya, aku tak berani menebak.

Kamar No. 3Bacaan fiksi detektif
Orang ini tidak punya nurani. Dia menyembunyikan sesuatu, kalau tidak, dia takkan berbohong tentang hal seremeh itu. Aku tak pernah memintanya menghapus namaku dari buku tamu. Justru akulah yang menulis namaku juga nama ibuku di situ.

Berita KematianBacaan fiksi detektif
Dia ditemukan terkapar di lantai dekat tombol bel. Jelas dia hendak bangun untuk menyentuhnya. Satu tangan memegang dada, tapi wajahnya tampak damai seolah maut datang terlalu tiba-tiba sehingga tak membuatnya banyak menderita.

Nyonya KelabuBacaan fiksi keluarga
Aku belum menyimpannya dan merasakan segala hal baik dalam hidupku. Takkan kubiarkan, Henry. Takkan kubiarkan kau mengambil dan menenggelamkannya seperti yang sudah-sudah dan jatuh di kakimu sebagai mayat.

Raib MisteriusBacaan fiksi detektif
Aku akan cari isteriku ke seluruh penjuru dunia dan membawanya pulang jika kutemukan dia terpenjara di antara orang-orang yang eksistensinya menjadi kutukan bagi kebanggaanku. Tapi ke mana mesti kuayunkan langkah?
