Setahap demi setahap, jika kita telusuri sejarah evolusi legenda Buddha, Buddha-Buddha manusiawi jadi diagungkan dan ditinggikan jauh melebihi kemungkinan-kemungkinan orang badani.

Cara Membesarkan AnakBacaan nonfiksi keluarga
Bayi harus disusui dengan ASI sesegera mungkin karena itu sangat mirip dengan pemberian makan di dalam rahim. Itu memiliki gizi-gizi yang sama yang cocok untuk susu. Bayi lebih menerima air susu ibu, dan itu juga terasa familiar bagi bayi.

Selamat Tinggal Rumah IbukuBacaan fiksi keluarga
Saat melewati ambang pintunya, rasanya aku meninggalkan sepotong ragaku di sana. Dengan mata berlinang aku menengok sekeliling, tapi tak ada siapapun di situ yang bisa menolongku. Tak ada siapapun di jalan, dan tak ada siapapun di ladang.

Halaman 13Bacaan fiksi misteri
“Aku sudah dengar sejarah pintu itu—bagaimana membukanya bertentangan dengan tradisi keluarga ini. Pasti ada suatu alasan menakutkan. Tapi takhayul-takhayul tua tidak berpengaruh padaku.”

Hari-hari Terakhir AyahkuBacaan nonfiksi keluarga
Andai saja ini semua hanya mimpi yang darinya aku bisa bangun! Tapi mimpi ataupun nyata, aku merasa sedang mengembara dalam kegelapan tanpa sebuah lampu, pada suatu fajar dingin di dunia fana ini.

Rombongan Signor VitalisBacaan fiksi keluarga
“Kecerdasan mereka akan lebih dihargai lagi jika aku membuat perbandingan. Misalnya, jika aku punya orang bego untuk beraksi dengan mereka. Itulah kenapa aku menginginkan bocahmu. Dia akan jadi si bego agar kecerdasan anjing-anjing ini lebih menonjol.”

Wangi SeruniBacaan fiksi keluarga
Dia sudah menolaknya sebagai dirinya sendiri. Dan ini adalah hidupnya, dan hidup lelaki ini, selama ini. Dia berterimakasih pada kematian, yang mengembalikan kenyataan sesungguhnya. Dan dia tahu dirinya tidak mati.

Ayah AngkatkuBacaan fiksi keluarga
Aku tak pernah berpikir banyak apa itu ayah. Samar-samar aku tadinya membayangkan dia seperti seorang ibu bersuara besar, tapi saat memandang orang ini yang jatuh dari langit, aku merasa sangat cemas dan takut.
