Fakta ini menunjukkan jangkauan dan sekaligus kekuatan pengaruh Buddhisme di tengah-tengah bangsa Jepang saat ini. Jepang sering disebut sebagai negara Buddhis, dan seluruh populasinya digolongkan sebagai penganut Buddhis. Dalam satu arti ini benar, tapi dalam arti lain tidak.

Keduniaan versus KebangsaanBacaan nonfiksi politik
Sentimen-dunia ini, altruisme ini, kita dapat namakan worldisme, berlawanan dengan nasionalisme, semangat yang mengagungkan sebuah kaum/bangsa di atas ras [manusia]. Mereka ini adalah dua kekuatan yang berjumpa dalam konflik tiada akhir di bidang ekonomi, politik, dan moralitas nasional.

Keesaan dan KebhinnekaanBacaan nonfiksi religi
Dalam agama sejati, seperti halnya di alam, kita memiliki “keesaan dalam kebhinnekaan dan kebhinnekaan dalam keesaan”, atau manusia dalam Tuhan dan Tuhan dalam manusia. Dalam bahasa Yesus, “Sama seperti Engkau, ya Bapak, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau; supaya mereka juga menjadi satu di dalam Kita.”

Apakah Yudaisme Agama Kesukuan Kebangsaan atau Universal?Bacaan nonfiksi religi
Seorang pembaca yang mengetahui Perjanjian Lama hanya melalui tukilan-tukilan ini kemungkinan akan menarik kesimpulan bahwa tribalisme dan universalisme terkandung di dalamnya. Dia akan cenderung menyatakan bahwa kutipan universalisme tidak bisa menyangkal keberadaan tribalisme.

Al-JiliBacaan nonfiksi religi
Al-Jili, seperti para Sufi dan mistikus lain, menyatakan kesatuan semua eksistensi, tapi memandang eksistensi sebagai dua jenis: Eksistensi Absolut, Ke-ada-an Murni, yakni Tuhan sebagaimana Dia dalam Diri-Nya sendiri; dan Eksistensi yang tergabung dengan non-eksistensi.

Mistikisme Islam PersiaBacaan nonfiksi religi
Mistikisme Persia paling awal terdiri dari utamanya asketisisme yang mengarah pada quietisme. Bagi para Sufi awal ini, jalan mistik-lah yang paling penting, kehidupan Penyucian yang akan membebaskan mereka dari diri dan menuntun mereka kepada Tuhan.

Trinitas: Antara Keesaan Tuhan dan Ketuhanan yang EsaBacaan nonfiksi religi
“Aku tak keberatan doktrin tersebut misterius; aku mempercayai banyak hal yang misterius; tapi aku tak ingin bahasa jadi misterius. Mungkin lebih baik kau gunakan kata Yunani, atau kata Ibrani, atau kata China, dan memintaku untuk percaya ada tiga hipostasis atau tiga prosopa dalam Ketuhanan.”

Persona Ketuhanan dan Kemajemukan Tuhan: Keberatan Yahudi Modern dan Jawaban KristenBacaan nonfiksi religi
Keberatan kaum Yahudi terhadap doktrin Trinitas persona Ketuhanan bukanlah karena itu mengajarkan bahwa jumlah personanya tiga, tapi karena itu mengajarkan bahwa dalam Ketuhanan terdapat kemajemukan persona, yang mereka bilang sama dengan kemajemukan Tuhan.
