Al-Jili, seperti para Sufi dan mistikus lain, menyatakan kesatuan semua eksistensi, tapi memandang eksistensi sebagai dua jenis: Eksistensi Absolut, Ke-ada-an Murni, yakni Tuhan sebagaimana Dia dalam Diri-Nya sendiri; dan Eksistensi yang tergabung dengan non-eksistensi.

Al-HallajBacaan nonfiksi religi
Para Sufi abad-abad berikutnya melihat dalam dirinya seorang teosofis tulen, orang yang dimabukkan oleh cintanya kepada Tuhan sampai tergirang-girang sedemikian rupa sehingga dia yakin dirinya menyatu dengan Esensi Ilahi, dan dia disalahkan hanya karena mengungkapkan misteri Ketuhanan.

Apakah Hindu dan Kristen Sepadan: Pertentangan Dalam Konsep Kesatuan, Personalitas, Realitas, Maya, Karma, InkarnasiBacaan nonfiksi religi
Hinduisme mengajarkan bahwa dunia dan semua di dalamnya adalah akibat niscaya dari tindakan niscaya dalam roh universal. Dunia begini, dan begini adanya, semata-mata karena keniscayaan fitrah Ilahi. Menyelidiki lebih jauh alasan hal-hal sama dengan bertanya mengapa pohon mangga menghasilkan mangga.

Selamat Datang di Dunia MayaBacaan nonfiksi religi
Apa yang kita sebut doktrin Māyā tidaklah lebih dari sebuah upaya untuk menunjukkan betapa mustahilnya dunia lebih dari sekadar “penampakan” yang berbeda dari “Realitas”, yang mana pada hakikatnya hanyalah Brahman.

Apakah Atom Memiliki Jiwa?Bacaan nonfiksi sains
Jika kita memahami jiwa sebagai aspek subjektif dari unit objektif realitas, kita akan terpaksa untuk mengakui bahwa seluruh dunia bernyalakan sesuatu yang darinya jiwa manusia berkembang dalam evolusi lebih tinggi.

Pasien 926Bacaan fiksi sci-fi
“Jauh sebelum kau lahir, ada banyak orang abnormal di dunia ini. Sebagian dikurung di rumah-rumah sakit jiwa, yang lain berkeliaran bebas di masyarakat. Banyak dari mereka adalah pelukis, penulis, musisi, aktor, dan apa yang kala itu disebut penemu.”
