Istilah “ras” dipakai oleh cendekiawan-cendekiawan penting Yahudi tanpa sungkan, sementara sebagian lagi, yang memegang pandangan dari Jerman bahwa kaum Yahudi adalah cabang dari ras Semitik dan bukan merupakan ras tersebut, puas dengan istilah “bangsa”.

Kesadaran Yahudi Akan Dosa RasBacaan nonfiksi sosial
Sebuah kontradiksi tak terjelaskan ditemukan dalam fakta bahwa kaum Yahudi-lah yang membawa ke dalam dunia cerah kita konsepsi dosa yang senantiasa mengancam, dan bahwa mereka, meskipun begitu, memahami dosa sebagai sesuatu yang sangat berbeda dari yang kita pahami. Dosa bagi mereka adalah hal kebangsaan.

Menjelaskan Mitologi Ibrani Dengan Bahasa SanskertaBacaan nonfiksi religi
Tiga kata di awal Kitab Kejadian ini telah senantiasa menjadi batu sandungan para cendekiawan Yahudi dan Kristen. Mengapa Elohim dalam bentuk jamak, dan mengapa kata kerjanya dalam bentuk tunggal? Tafsir-tafsir paling fantastis diberikan untuk anomali gramatis ini.

Kronologi Vedik: Bukti Veda Sejak 11.000 SMBacaan nonfiksi sejarah
Jelas bahwa Aryanisme di Asia Barat merepresentasikan tahap belakangan dan bukan awal dalam perkembangan agama Vedik. Tahap dan masa lebih awal lagi direpresentasikan oleh penyebutan kuda dalam lauh Babilonia 2100 SM sebagai “keledai dari Timur” atau “keledai dari gunung”.

Apakah Adam Kulit Putih atau Kulit HitamBacaan nonfiksi sosial
Penulisnya, yang sadar akan pertalian antara bangsa Babilonia dan bangsa Ibrani, mungkin merujuk pada tokoh yang sama sebagaimana pengarang Kitab Kejadian dalam menyebutkan “manusia pertama”. Nyatanya, kutukan Babilonia tiada lain hanya gaung kutukan yang dijatuhkan terhadap Adam Ibrani.

Mikhail, Adam, Nuh Adalah Raja-raja Arya, Bukan Tokoh-tokoh SemitBacaan nonfiksi sejarah
Mereka memparodikan fakta-fakta historis dan karakter mulia Raja “Adam” agung, dengan menjadikan “Adam” sebagai manusia “ciptaan” rendah pertama, alih-alih manusia dan manusia super pertama yang pertama kali menciptakan manusia dari manusia-manusia Pra-Adamit.

Bukti-bukti Kepurbakalaan ManusiaBacaan nonfiksi sains
“Berdasarkan semua riset, dan berdasarkan fakta-fakta Arkeologis yang tidak kurang terbuktikan, kita perlu mundur sangat lebih jauh daripada yang biasa kita tempuh, untuk mencari kedatangan manusia di muka bumi. Biar kukutipkan untuk kalian satu saja di antara bukti-bukti ini.”

Adam Bukan Manusia PertamaBacaan nonfiksi sejarah
Betapapun jauhnya angka 13.500 tahun dari waktu saat ini, yang disingkap oleh penyelidikan-penyelidikan ini, mereka belum memungkinkan kita untuk mencapai tujuan yang diharapkan yakni menemukan mata rantai kiraan antara waktu historis dan waktu geologis.
