Hampir semua penulis menerima begitu saja bahwa Tuhan-nya al-Qur’an adalah entitas yang sama dan memiliki atribut-atribut yang sama dengan Jehovah atau dengan Ketuhanan dalam Perjanjian Baru. Terutama ini menimpa para penstudi rasionalistik Islam di Jerman dan Inggris. Apakah pandangan ini benar?

Islam dan Anti-Trinitarian ModernBacaan nonfiksi religi
Ini kekeliruan berat; kita juga mengenakan setelan modern, padahal Kristen itu tua. Kita mempercayai kemajuan di jalur yang benar dan aman, tapi Unitarianisme modern adalah kemajuan di jalan yang salah; itu penurunan dan bukan kenaikan; itu tidak melambangkan kemajuan tapi justru kemunduran.

Hasan al-BashriBacaan nonfiksi sejarah
‘Wahai Hasan... Jika aku jatuh dalam lumpur, tak ada bahaya besar yang timbul, aku bisa menyingkirkannya dengan mencuci; tapi jika kau jatuh ke dalam lubang kemegahan diri, kau takkan pernah keluar dalam keadaan bersih dan keselamatan abadimu akan hancur seluruhnya.’

Al-JiliBacaan nonfiksi religi
Al-Jili, seperti para Sufi dan mistikus lain, menyatakan kesatuan semua eksistensi, tapi memandang eksistensi sebagai dua jenis: Eksistensi Absolut, Ke-ada-an Murni, yakni Tuhan sebagaimana Dia dalam Diri-Nya sendiri; dan Eksistensi yang tergabung dengan non-eksistensi.

Al-GhazaliBacaan nonfiksi sejarah
Walaupun terutama terkenal di Barat sebagai filsuf, dia sendiri tidak bakal mau mengakui gelar itu. Dia berkata bahwa tujuannya dalam mempelajari filsafat adalah untuk menyangkal para filsuf. Elemen sejati miliknya bukanlah filsafat tapi agama, yang mempenetrasi seluruh eksistensinya.

Satu Ketuhanan yang Esa: Bagaimana Kristen Menafsirkan Ekspresi Plural Tuhan dalam Menyatakan KeesaanBacaan nonfiksi religi
Oleh sebab itulah di dalam Perjanjian Lama sering terdapat penyebutan Jehovah sang Alehim sebagai mendiami para kerub, dan oleh sebab itulah pula terdapat penerapan bayangan, sayap-sayap, bulu-bulu, dll, dari sosok-sosok simbolis itu kepada sang tuhan sendiri. Bahwa itu adalah bahasa terkini kaum beriman.

Islam vs Kristen: Tantangan Perluasan LiberalismeBacaan nonfiksi politik
Islam adalah musuh sengit semua kemajuan dan semua liberalisme. Kembalinya Turki ke Eropa akan berarti pukulan bagi pertumbuhan dan perkembangan kemajuan manusia, dan itu akan berarti bahwa pasukan-pasukan barbarisme kembali didirikan di dalam gerbang-gerbang Eropa.

Peran Intelijen dan Reporter Dalam Mengelola Urusan UmatBacaan nonfiksi politik
“Para pejabat tidak bisa mencegah para petani mengucapkan hujatan-hujatan ini, pun para petani tidak bisa berkata apa-apa tentang keingkaran, tirani, dan kefasikan para pejabat; kedua pihak sama-sama berasyik-masyuk dalam kedurjanaan.”
