‘Wahai Hasan... Jika aku jatuh dalam lumpur, tak ada bahaya besar yang timbul, aku bisa menyingkirkannya dengan mencuci; tapi jika kau jatuh ke dalam lubang kemegahan diri, kau takkan pernah keluar dalam keadaan bersih dan keselamatan abadimu akan hancur seluruhnya.’

Al-GhazaliBacaan nonfiksi sejarah
Walaupun terutama terkenal di Barat sebagai filsuf, dia sendiri tidak bakal mau mengakui gelar itu. Dia berkata bahwa tujuannya dalam mempelajari filsafat adalah untuk menyangkal para filsuf. Elemen sejati miliknya bukanlah filsafat tapi agama, yang mempenetrasi seluruh eksistensinya.

Kebangkitan MuslimBacaan nonfiksi politik
Timbul di sebuah negeri padang pasir jarang penduduk yang didiami oleh sebuah ras nomaden yang sebelumnya tidak istimewa dalam tarikh manusia, Islam berangkat untuk petualangan besarnya dengan bekingan manusia setipis-tipisnya dan keadaan materil serugi-ruginya.

Misiku ke VolgaBacaan nonfiksi petualangan
“Aku bisa melihat kerajaan Islam sedang berkembang dan kekayaan kaum Muslim diperoleh secara halal. Itulah kenapa aku meminta itu. Jika aku ingin membangun benteng dengan perak dan emasku sendiri, aku bisa saja melakukannya. Aku ingin uang Amirul Mukminin membawa berkah padaku.”

Mencari Tembok Yajuj MajujBacaan nonfiksi petualangan
Pada salah satu panel pintu, terdapat prasasti dalam huruf-huruf besi, yang menyampaikan kata-kata berikut dalam bahasa aslinya: ‘Apabila janji Tuhanku tiba, Dia akan menghancurluluhkannya; dan janji Tuhanku itu benar.’

Beruang ArabBacaan fiksi humor
Untuk menemui Khalifah, dia harus menjadi seorang Tokoh. Tapi ketika para pengawal Khalifah melihatnya dalam jubah merah padam kaya, mereka keliru mengumumkannya sebagai Pembuat Keajaiban Dari Luar Negeri Salju.

Puteri KhalifahBacaan fiksi detektif
Aku tak tahu kapan atau di mana atau bagaimana mereka bertemu pertama kali; tapi gadis bodoh itu benar-benar hilang akal dengannya, dan lelaki itu tampak sama-sama tergila-gila padanya.

PembalasanBacaan fiksi kriminal
“Saat mendengar ini, wahai Pangeran Kaum Beriman, ketakutanku menjadi-jadi, dan aku merasa dunia menyempit di depan mataku. Ternyata aku sudah menarik diriku ke ajalku sendiri.”
