Skip to content
Mimpi Sang Samurai – Relift Media

Mimpi Sang Samurai

Mata perempuan itu bertemu dengan matanya; dan sambil tersenyum bahagia dia mengucap salam padanya—hanya bertanya: “Kapan kau kembali ke Kyōto? Bagaimana kau temukan jalanmu kepadaku di sini, melewati semua ruang-ruang gelap itu?”


Dahulu ada seorang Samurai muda dari Kyōto yang jatuh miskin karena kebangkrutan tuannya, dan terpaksa meninggalkan rumah, dan mengabdi pada Gubernur suatu provinsi jauh. Sebelum keluar dari ibukota, Samurai ini men­ceraikan isterinya—seorang perempuan baik dan cantik—dengan keyakinan bahwa dia bisa lebih memperoleh kenaikan pangkat melalui persekutuan baru. Dia lantas menikahi anak perempuan sebuah keluarga terpandang, dan membawanya ke distrik ke mana dirinya dipanggil.

Tapi di saat-saat sembrononya anak muda, dan pengalaman kemiskinan yang tajam, sang Samurai tidak memahami nilai kasih-sayang yang dicampakkan dengan begitu enteng. Perni­kahan keduanya ternyata tidak bahagia; sifat isteri barunya keras dan egois; dan dia segera menemukan setiap alasan untuk memikirkan hari-hari Kyōto dengan rasa sesal. Lalu dia mendapati bahwa dirinya masih mencintai isteri pertamanya—mencintainya lebih dari mencintai isteri kedua; dan dia mulai merasa betapa tak adil dan betapa tak bersyukur dirinya. Lambat-laun penyesalannya jatuh semakin dalam menjadi rasa bersalah yang membuat pikirannya tidak tenang. Kenangan akan wanita yang sudah dia lukai—tutur kata lembutnya, senyumnya, kebiasaan manis dan bersoleknya, kesabaran sempurnanya—terus menghantuinya. Kadang dalam mimpi dia melihatnya di mesin tenun, menenun seperti ketika bersusah-payah siang dan malam untuk membantunya selama tahun-tahun kesukaran mereka; lebih sering dia melihatnya berlutut seorang diri di kamar kecil sunyi di mana dia meninggalkannya, menyelubungi air mata dengan lengan baju lusuh. Bahkan pada jam-jam tugas kedinasan, pikirannya hanyut kembali kepada­nya; terus dia suka bertanya pada diri sendiri bagaimana mantan isterinya menghidupi dirinya, apa yang dikerjakannya. Sesuatu di dalam sanubarinya meyakinkan dirinya bahwa mantan isterinya tidak bisa menerima suami baru, dan bahwa dia takkan pernah menolak untuk memaafkan dirinya. Dan diam-diam dia memutuskan untuk mencarinya selekas-lekas­nya begitu dia kembali ke Kyōto—kemudian memohon peng­ampunannya, membawanya kembali, melakukan segala sesuatu yang bisa dilakukan seorang pria untuk menebus kesalahan. Tapi tahun-tahun berlalu.

Judul asli : The Reconciliation ()
Pengarang :
Penerbit : Relift Media, August 2020
Genre :
Kategori :

Unduh

  • Unduh

    Mimpi Sang Samurai

  • Unduh

    Mimpi Sang Samurai

  • Unduh

    Koleksi Sastra Klasik (2020)

No comments

Post a Comment