Skip to content
Sohni & Mahiwal – Relift Media

Sohni & Mahiwal

Dia meninggalkan kota dan menjadi pengelana, mencari-cari keberadaan Sohni. Lama-lama dia menemukan rumahnya dan berhasil menemuinya dengan samaran pengemis dan memberitahukan alamat barunya—sebuah gubuk di seberang sungai.


Suatu masa di akhir periode Mughal, hiduplah seorang pembuat tembikar bernama Tulla di sebuah kota di tepi sungai Chenab atau salah satu anak sungainya. Tulla adalah perajin ulung dan barang tembikar buatannya diperjualbelikan di seluruh India Utara dan bahkan diekspor ke Asia Tengah. Dari sang pembuat tembikar dan isterinya lahir seorang anak perempuan. Saking cantiknya, mereka menamai anak ini Sohni, yang berarti cantik dalam bahasa Punjab.

Sohni menghabiskan masa kecil dengan bermain dan meng­amati barang-barang di bengkel ayahnya. Dia memperhatikan tanah liat diremas dan dicetak pada jentera ke dalam tembikar dan kendi aneka bentuk, dikeringkan di bawah matahari, dan kemudian dibakar dan dipanggang. Sohni tumbuh bukan saja menjadi gadis muda nan cantik tapi juga seniman pandai yang membuat corak-corak bunga pada tembikar dan kendi yang keluar dari jentera milik ayahnya.

Kota Sohni terletak di rute dagang antara Delhi dan Asia Tengah, dan kafilah-kafilah dagang sering singgah di sini. Salah satu kafilah yang mampir beranggotakan pedagang muda tampan dari Bukhara, namanya Izzat Baig. Sewaktu mengecek perdagangan di kota, Izzat Baig menemukan bengkel Tulla di mana dia melihat Sohni sedang duduk di pojok bengkel, melukis corak bunga pada tembikar. Izzat Baig terpana oleh kecantikan dan pesona ala pedesaan dalam diri Sohni dan tak bisa melepaskan pandangan darinya. Demi berlama-lama di bengkel, dia mulai membeli barang-barang tembikar secara acak. Dia kembali esok harinya dan melakukan pembelian lagi di bengkel Tulla. Pembeliannya adalah dalih untuk berada di dekat Sohni selama mungkin. Ini menjadi rutinitas Izzat Baig sampai sebagian besar uangnya habis sia-sia.

Ketika tiba saat untuk kafilahnya pergi, Izzat Baig merasa mustahil meninggalkan kota Sohni. Dia bilang kepada rekan-rekannya agar berangkat, dan dia akan menyusul belakangan. Dia mulai menetap di kota dan mengunjungi Sohni di bengkel ayahnya dengan satu atau lain dalih. Sohni mulai merasakan panasnya cinta Izzat Baig dan sedikit demi sedikit mulai meleleh. Keduanya mulai bertemu sembunyi-sembunyi.

Izzat Baig segera kehabisan uang dan mulai mengambil pekerjaan tidak tetap untuk berbagai macam orang, termasuk ayah Sohni. Salah satu pekerjaannya adalah menggembalakan ternak—khususnya kerbau—milik orang-orang. Dikarenakan profesi barunya, orang-orang mulai memanggilnya Mahiwal, variasi pendek dari Majhan-wala atau manusia kerbau. Nama ini melekat padanya selama sisa hidupnya—dan setelahnya.

Judul asli : Sohni Mahiwal
Pengarang :
Penerbit : Relift Media, October 2019
Genre :
Kategori :
Unduh :

No comments

Post a Comment