Dia lihat kepala-kepala menyembul di sana-sini; satu orang menjerit nyaring dan menghilang. Persis itu—kecuali menjerit—yang ingin dilakukannya. Tapi dia tak sanggup. Memang tak ada salahnya ingin mati, tapi tubuh kuatnya mau bilang sesuatu.

Mati LazimBacaan fiksi satir
Pikirkan bagaimana kami hidup seperti halnya bagaimana kami mati? Ya, ya; paling tepat dan—ehm—pantas. Mati penuh sesal? Ah ya, ya. Maafkan aku—aku bukan penguasa zamanku.

Logika CintaBacaan fiksi romansa
Tak ada yang bisa kuberikan padamu—dan tak ada yang bisa kau berikan padaku! Begitulah kelihatannya di masa ketidaklogisan. Sekarang lain sama sekali. Jadi aku bersikukuh—dengan upacara itu.
