“Lembah itu dipenuhi karang, sampai-sampai kau bisa berjalan melewati sebuah Divisi Merah dan tak pernah melihat mereka. Kami sudah coba menjaga satu ujung saluran telepon payahmu dan mereka menyelinap lewat dan memutusnya di suatu tempat.”

Pembunuh Merah AmatiranBacaan fiksi perang
Dua kali lagi mereka masuk lumpur saat selongsong-selongsong Merah meledak liar tak jauh. Akhirnya mereka berada di hutan, aman tersembunyi oleh semak-belukar. Di jalan yang tak terlindungi, sebuah selongsong terakhir mengubah jip jadi berantakan dan mengepul.
