Skip to content
Pembunuhan Sungai Thames – Relift Media

Pembunuhan Sungai Thames Cerita fiksi detektif

author _William Le Queux_; date _1927_ genre _Detektif_; category _Cerpen_; type _Fiksi_ Tembakan dilepas dari jarak dekat, tapi tentu saja identitas orang yang dibunuh itu mulanya tak diketahui. Dompetnya hilang dan demikian pula uangnya; hanya beberapa keping koin yang tersisa dalam sakunya. Nyawa seorang manusia dan sebuah polis asuransi senilai 50.000 pound adalah poin-poin utama dalam Misteri Great Thames. Perkara ini menjadi teka-teki dari awal, tapi fakta-faktanya agak biasa, sebuah kasus perampokan dengan kekerasan di mana korbannya dibunuh karena melawan. Catatan polisi di setiap ibukota di Eropa dibubuhi kasus-kasus demikian, di mana kebanyakan pembunuh diusut dan akhirnya diberi hukuman setimpal. Mulanya investigasi Scotland Yard terbukti gagal; masalah ditutup-tutupi sebisa mungkin lantaran kedudukan tinggi sang korban, yang merupakan orang asing ternama. Awalnya dilaporkan ke petugas polisi setempat di kota kecil nyaman Pangbourne, di Thames, suatu dini pagi Januari seorang buruh, saat berjalan di atas jembatan yang menjengkali sungai antara Pangbourne di Berkshire dan desa permai Whitchurch di Oxfordshire, melihat di depannya, dalam kabut tebal, sebuah benda teronggok ke pagar terali besi jembatan yang terbuka. Ternyata itu seorang pria paruh baya berjanggut gelap dalam pakaian malam, yang rebah dengan luka peluru di belakang kupingnya. Dia mati. Segera saja si polisi hadir di TKP, jasad diangkat, dan, setelah dilakukan penggeledahan, beberapa jam kemudian sepucuk pistol otomatis ditemukan dilempar ke dalam selokan dua ratus yard dari jembatan di sisi Pangbourne. Ini menunjukkan si pembunuh sudah bertemu korbannya di jembatan, membunuh dan merampoknya, dan kemudian berbalik kembali ke Pangbourne dan membuang senjata, karena di sisi Whitchurch terdapat gerbang tol, sebuah fakta yang pasti dia ketahui. Dokter yang memeriksa jasad menyatakan pembunuhan mungkin terjadi sekitar jam dua pagi. Penjaga tol yang tinggal di pondok di ujung lain jembatan tidak mendengar tembakan, tapi seorang wanita yang tinggal dekat situ, di Whitchurch Mill, dengan jelas mendengar sebuah tembakan malam itu. Kabut tebal yang menyelubungi sungai malam itu mendukung pelarian pelaku, sebab dia pasti bergegas kembali ke Pangbourne, membuang pistol setelah meninggalkan jembatan, berjalan di kolong busur rel kereta, dan mencapai jalan raya menuju Reading yang membawa melintasi kota. Tembakan dilepas dari jarak dekat, tapi tentu saja identitas orang yang dibunuh itu mulanya tak diketahui. Dompetnya hilang dan demikian pula uangnya; hanya beberapa keping koin yang tersisa dalam sakunya, tapi beberapa dokumen bisnis, sebagian besar dalam bahasa Prancis, tetap utuh, di antaranya dua obligasi senilai masing-masing 500 pound, yang diabaikan oleh si pencuri. Tapi penggeledahan lebih lanjut terhadap saku-sakunya mengungkap selembar surat diketik yang tak memuat alamat atau tanggal, tapi kata-katanya dalam bahasa Prancis: “Sepakat! Aku akan temui kau di Whitchurch Bridge seperti kau usulkan. Bawa uangnya, dan jangan bodohi aku, atau kau akan bayar mahal. Terakhir kali kau menipuku. Aku sedang tidak mood untuk tipu muslihat lagi.—P.” Dua opsir Scotland Yard, yang bergegas datang dengan mobil dari London, menggunakan surat ini sebagai bukti, dan sudah sepantasnya begitu. Sepintas terlihat bahwa si orang asing, siapapun dia, punya suatu kesepakatan rahasia dengan seseorang berinisial “P”. Mereka bertemu di Whitchurch Bridge; mungkin terjadi pertengkaran, dan “P” melepas tembakan mematikan. Tapi siapa si korban? Pakaiannya buatan asing. Kancing yang tersisa pada muka kemeja bernoda darah adalah zamrud carbuchon bagus yang dikelilingi berlian, dan pada kancing mansetnya ada inisial “C” bertatahkan berlian. Orang akan mengira, penetapan identitas sosok semacam ini adalah perkara mudah.
Judul asli : The Great Thames Mystery<i=1ixEMWG_F8GThEEdgjJ91TqzqqVnL5gHh 369KB>The Great Thames Mystery
Pengarang :
Penerbit : Relift Media, Februari 2020
Genre :
Kategori : ,

Unduh

  • Unduh

    Pembunuhan Sungai Thames

  • Koleksi

    Koleksi Sastra Klasik (2020)