Selama dua puluh enam tahun Aksionov hidup sebagai napi di Siberia. Rambutnya jadi seputih salju, janggutnya semakin panjang, tipis, dan kelabu. Seluruh keriangannya sirna; dia bungkuk; jalannya lambat, bicaranya sedikit, dan tak pernah tertawa.

Selama dua puluh enam tahun Aksionov hidup sebagai napi di Siberia. Rambutnya jadi seputih salju, janggutnya semakin panjang, tipis, dan kelabu. Seluruh keriangannya sirna; dia bungkuk; jalannya lambat, bicaranya sedikit, dan tak pernah tertawa.