Dia membuat semua keributan itu untuk memberi dirinya muka, tapi setelah tujuannya tercapai dia puas. Merasa perlu bercakap-cakap, dia menerima ditemani kuli manapun tanpa memikirkan perbedaan sosial.

Dia membuat semua keributan itu untuk memberi dirinya muka, tapi setelah tujuannya tercapai dia puas. Merasa perlu bercakap-cakap, dia menerima ditemani kuli manapun tanpa memikirkan perbedaan sosial.