“Aku hampir berteriak ngeri ketika pandanganku jatuh ke bawah oleh suatu tarikan misterius yang tak bisa dimengerti, dan dengan bingung aku melihat jelas si perempuan tua meringkuk di jendelanya di tengah bayang-bayang gelap, dan memandangi orang mati itu.”

Kamar No. 3Bacaan fiksi detektif
Orang ini tidak punya nurani. Dia menyembunyikan sesuatu, kalau tidak, dia takkan berbohong tentang hal seremeh itu. Aku tak pernah memintanya menghapus namaku dari buku tamu. Justru akulah yang menulis namaku juga nama ibuku di situ.
