Seluruh kesulitan ini murni fiksi. Tentu saja kami tidak mengakui keriilan Māyā, tapi di saat yang sama kami juga tidak berpendapat bahwa ia tak riil dari sudutpandang empiris. Secara empiris ia sat (eksis); dunia ada, tapi ia Māyā.

Seluruh kesulitan ini murni fiksi. Tentu saja kami tidak mengakui keriilan Māyā, tapi di saat yang sama kami juga tidak berpendapat bahwa ia tak riil dari sudutpandang empiris. Secara empiris ia sat (eksis); dunia ada, tapi ia Māyā.