Putera Tuhan bisa saja meloloskan diri dari kemarahan musuh-musuh-Nya, sebab satu kata dari mulut-Nya cukup untuk merebahkan mereka ke tanah; tapi Dia mengasihi kita, Dia ingin menyelamatkan kita, dan untuk mendamaikan kita dengan Bapak-Nya, Dia memilih untuk mati.

Cinta PertamaBacaan fiksi romansa
Aku menatapnya, alangkah rekat dan dekatnya dia denganku! Rasanya sudah lama aku mengenalnya, rasanya aku tidak tahu apa-apa atau tidak hidup sama sekali sampai aku berjumpa dengannya.

Misteri Gua SpinbronnBacaan fiksi misteri
Melirik bayang-bayang mata air, aku menangkap dua titik merah yang tak bergerak. Lalu kulihat garis-garis panjang berkelap-kelip dengan cara yang aneh di tengah kegelapan, tak tertembus oleh mata manusia.
