Di zaman prasejarah, Kamar Biru ditambahkan dengan menyerobot lorong tak berguna, jadi ia bukan cuma diuntungkan dengan dua pintu, tapi juga memungkinkan kami sampai ke kepala tangga tanpa melewati bilik di mana bibi naga terbaring.

Di zaman prasejarah, Kamar Biru ditambahkan dengan menyerobot lorong tak berguna, jadi ia bukan cuma diuntungkan dengan dua pintu, tapi juga memungkinkan kami sampai ke kepala tangga tanpa melewati bilik di mana bibi naga terbaring.