Dia hanya percaya kepada arwah-arwah sebagai bentuk kehidupan manusia atau (kehidupan binatang). Maka kita harus menganggapnya memiliki kepercayaan kepada kekuatan arwah, tapi kita tidak dapat menyiratkan bahwa kepercayaan ini melibatkan pula kepercayaan kepada suatu kekuatan yang bukan milik manusia.
