“Celaka! Tuan,” kata George, sebutir air mata panas besar menyelinap turun ke pipi pucatnya dan jatuh dengan letusan nyaring pada permukaan kaki telanjangnya yang berkutil, “dia hilang di laut dalam badai kencang. Kapalnya karam dua tahun lalu pada masa Natal terakhir, dan ayah karam di saat yang sama.”

Laila & MajnunBacaan fiksi folklor
Majnun dilanda nestapa dan meninggalkan rumah dan keluarganya dan menghilang ke gurun di mana dia menempuh hidup menyendiri nan sengsara di antara binatang-binatang liar. Di gurun inilah Majnun menghabiskan hari-harinya menggubah puisi untuk sang tercinta.

Manusia SilumanBacaan fiksi detektif
Dialah yang terus menghantuiku. Dialah yang membuatku setengah gila. Bahkan, aku sudah gila. Aku merasakan keberadaannya padahal dia tak ada, aku mendengar suaranya padahal dia tak bicara.
