Skip to content
Melawan Radikal Merah – Relift Media

Melawan Radikal Merah

Perampokan, bukan perang, adalah cita-cita komunisme. Ini telah diperagakan di Rusia, Jerman, dan di Amerika. Sebagai seorang lawan, anarkis tidak khawatir akan nyawanya sendiri, sebab kredonya adalah fanatisme yang tidak mengenal rasa hormat terhadap kredo lain.



Atas permintaan The Forum, Jaksa Agung Palmer bersama ini menyampaikan penjelasannya perihal alasan Pemerintah men­deportasi “Kaum Merah”.

Rencana untuk menghasut revolusi nasional di negara ini, yang disiapkan oleh Trotzky di Moskow, ada dalam arsip kantor Jaksa Agung. Berdasarkan bukti-bukti inilah Jaksa Agung menentukan sebuah sistem penangkapan dan pendeportasian yang ulet ter­hadap orang-orang asing radikal, yang dia bilang akan ditempuh­nya sampai AS terbersihkan dari Bolshevisme.

Dalam artikel ini, Jaksa Agung mengemukakan wewenang legalnya untuk penangkapan dan pendeportasian besar-besaran, mengungkap seluruh program Departemen Kehakiman melawan Radikalisme.



Dalam ulasan singkat ini, mengenai pekerjaan yang sudah dijalankan Departemen Kehakiman untuk mencungkil benih-benih radikal yang telah menjerat ide-ide Amerika dalam teori-teori berbisa mereka, aku berhasrat untuk tak sekadar menjelaskan apa itu ancaman nyata komunisme, tapi juga untuk menceritakan bagaimana kami terpaksa membersihkan negara ini nyaris tanpa bantuan perundang-undangan jantan apapun. Walau tidak dipersulit oleh tentangan politik, aku terhambat secara signifikan karena proses penangkapan dan pendeportasian luas saat ini terhadap orang-orang asing peng­hasut seharusnya sudah didorong dengan ulet oleh Kongres musim semi lalu. Kealpaan ini adalah fakta yang terekam dalam arsip Kongres.

Kegelisahan periode dalam tanggungjawab kita itu sudah berlalu—periode ketika Kongres alpa bertindak dengan meng­abaikan kegentingan organisasi-organisasi besar ini yang ber­sekongkol untuk menggulingkan Pemerintah. Datang masa ketika jelas-jelas tak ada gunanya mengharapkan kerjasama sepenuh hati dari Kongres, sebagai satu-satunya cara untuk membasmi perkumpulan-perkumpulan penghasut ini dalam pembangkangan terbuka mereka terhadap hukum melalui berbagai bentuk propaganda.

Bagai kebakaran padang rumput, lautan api revolusi menyapu setiap institusi hukum dan ketertiban Amerika setahun lalu. Itu menggerogoti jalannya ke dalam rumah-rumah pekerja Amerika, lidah-lidah tajam panas revolusinya menjilati altar-altar gereja, melompat ke dalam menara lonceng sekolah, merayap ke dalam sudut-sudut sakral rumah-rumah Amerika, mencoba menggantikan janji pernikahan dengan undang-undang libertin, membakar fondasi masyarakat.

Perampokan, bukan perang, adalah cita-cita komunisme. Ini telah diperagakan di Rusia, Jerman, dan di Amerika. Sebagai seorang lawan, anarkis tidak khawatir akan nyawanya sendiri, sebab kredonya adalah fanatisme yang tidak mengenal rasa hormat terhadap kredo lain. Jelas ini kredo otak kriminil, yang menalar selalu dari motif-motif yang mustahil bagi pikiran bersih. Kriminalitas adalah faktor merosot dalam masyarakat.

Atas dua hal pasti yang mendasar inilah—pertama bahwa “Kaum Merah” adalah orang-orang asing kriminil, dan kedua bahwa Pemerintah Amerika harus mencegah kriminalitas—diputuskan tidak boleh ada pembedaan halus antara cita-cita teoritis kaum radikal dan pelanggaran nyata mereka terhadap undang-undang nasional kita. Seorang pembunuh mungkin memiliki intelektualitas cemerlang, dia mungkin bisa men­dalihkan pembunuhan atau perampokannya dengan pidato bagus, tapi teori apapun yang mendalihkan kriminalitas tidak­lah dikehendaki di Amerika. Ini bukan tempat untuk si kriminal tumbuh subur, pun tidak akan tumbuh subur, selama hak-hak kewarganegaraan umum dapat dijalankan untuk mencegah orang ini.

Judul asli : The Case Against the “Reds” ()
Pengarang :
Penerbit : Relift Media, October 2020
Genre :
Kategori :

Unduh

  • Unduh

    Melawan Radikal Merah

  • Unduh

    Melawan Radikal Merah

  • Unduh

    Koleksi Sastra Klasik (2020)

No comments

Post a Comment