Skip to content
Bersekutu Dengan Iblis – Relift Media

Bersekutu Dengan Iblis

Ada satu syarat yang tak perlu disebutkan, karena umumnya sudah dimaklumi dalam semua kasus di mana iblis memberikan kebaikan; tapi ada syarat-syarat lain yang tentangnya, meski kurang penting, dia keras kepala.


Beberapa mil dari Boston, di Massachusetts, terdapat suatu ceruk dalam yang berkelok-kelok beberapa mil menuju pedalaman desa tersebut dari Charles Bay, dan berakhir di sebuah rawa, atau paya, berhutan lebat. Di satu sisi ceruk ini ada belukar gelap yang cantik; di sisi seberang, tanah menjulang terjal dari tepi air, menuju bubungan tinggi di mana tumbuh terpencar beberapa ék tua dan besar. Di bawah salah satu pohon raksasa ini, menurut cerita-cerita tua, terdapat harta-karun dalam jumlah besar yang dipendam oleh Kidd si perompak. Ceruk menyediakan sarana untuk membawa uang di atas perahu secara diam-diam dan pada waktu malam ke kaki bukit ini. Ketinggian tempat ini memungkinkan untuk berjaga-jaga memastikan tidak ada orang di sekitar, sementara pohon-pohon luar biasa itu menjadi tengara bagus yang dengannya tempat ini dapat ditemukan lagi dengan mudah. Cerita-cerita tua menambahkan, iblis mengetuai tempat persembunyian uang ini, dan menempatkannya di bawah perwaliannya; tapi ini, semua orang tahu, selalu dia lakukan terhadap harta terpendam, terutama bila itu diperoleh secara tak halal. Walaupun begitu, Kidd tak pernah kembali untuk mengambil hartanya; tak lama setelah ditangkap di Boston, dia dikirim ke Inggris, dan digantung di sana atas perompakan.

Sekitar tahun 1727, persis pada saat gempa-gempa bumi merata di New England, dan menggoncang banyak pendosa sombong sampai bertekuk lutut, tak jauh dari tempat ini hidup seorang laki-laki kurus kikir bernama Tom Walker. Dia punya seorang isteri yang sama kikirnya; saking kikirnya mereka, mereka berkonspirasi untuk menipu satu sama lain. Apapun yang didapat wanita itu, disembunyikannya: seekor induk ayam tidak berkotek-kotek kecuali dia siaga untuk mengamankan telur yang baru keluar. Suaminya senantiasa mengintip untuk mendeteksi timbunan rahasianya, dan betapa sering dan sengit konflik yang terjadi perihal apa yang sepatutnya menjadi harta bersama. Mereka tinggal di sebuah rumah bertampang sedih, yang berdiri sendirian dan berhawa lapar. Beberapa pohon savin yang terjurai, lambang kemandulan, tumbuh dekat situ; tak ada asap pernah bergulung dari cerobongnya; tak ada pelancong berhenti di pintunya. Seekor kuda sengsara, yang tulang-tulang rusuknya semenonjol jeruji alat pemanggang, menguntit-untit di ladang di mana sehamparan karpet lumut tipis—hampir tak menutupi petak-petak gerigis batu puddingstone—merangsang dan menggagalkan rasa laparnya; dan kadang dia akan menyandarkan kepalanya di atas pagar, menatap pejalan kaki dengan mengiba, dan tampak memohon dibebaskan dari tanah kelaparan ini. Rumah itu dan para penghuninya memiliki nama buruk secara keseluruhan. Isteri Tom adalah orang kurang ajar dan sombong, bertabiat galak, berlidah bawel, bertangan besi. Suaranya sering terdengar dalam perang kata-kata dengan suaminya; dan wajah suaminya kadang menunjukkan tanda-tanda bahwa konflik mereka tidak sebatas kata-kata. Namun, tak seorangpun berani menengahi mereka; musafir yang kesepian ciut sendiri oleh suara ribut-ribut dan cakar-cakaran ngeri, memandangi sarang perselisihan dan kecurigaan itu, dan terus bergegas dalam perjalanannya, merasa girang—jika dia seorang bujangan—dengan selibasinya.

Suatu hari sehabis Tom Walker pergi ke bagian jauh lingkungan tersebut, dia mengambil apa yang dianggapnya jalan pintas ke rumah lewat rawa. Seperti kebanyakan jalan pintas, itu rute pilihan buruk. Rawanya lebat ditumbuhi pinus-pinus dan cemara-cemara hemlock suram besar, sebagian setinggi sembilan puluh kaki, yang membuatnya gelap di siang bolong, dan menjadi tempat pengasingan untuk semua burung hantu di lingkungan itu. Itu penuh dengan lubang dan lahan gambut, sebagian ditutupi rumput liar dan lumut, di mana permukaan hijau itu sering menyingkapkan pelancong kepada jurang lumpur hitam yang melimpah; ada pula kolam-kolam gelap dan menggenang, tempat kediamannya kecebong, katak betung, dan ular air, dan di mana batang-batang pinus dan hemlock setengah terbenam, setengah membusuk, menyerupai aligator, tidur dalam gambut.

Judul asli : The Devil and Tom Walker ()
Pengarang :
Penerbit : Relift Media, September 2020
Genre :
Kategori :

Unduh

  • Unduh

    Bersekutu Dengan Iblis

  • Unduh

    Bersekutu Dengan Iblis

  • Unduh

    Koleksi Sastra Klasik (2020)

No comments

Post a Comment