Skip to content
Marjorie Daw – Relift Media

Marjorie Daw

Aku tak mengerti dirimu ataupun dirinya. Kalian sepasang makhluk halus yang bergerak di udara lebih tipis daripada yang bisa dihirup dengan paru-paru normalku. Kepekaan sentimen semacam itu adalah sesuatu yang kukagumi tanpa kupahami.


Tuan yang Terhormat: Dengan bahagia kuyakinkan padamu bahwa kegelisahanmu tidak beralasan. Flemming akan terkungkung di sofa selama tiga atau empat minggu, dan mula-mula harus berhati-hati menggunakan kakinya. Patah jenis ini selalu membosankan. Untung tulangnya dibetulkan dengan terampil oleh ahli bedah yang kebetulan berada di toko obat tempat Flemming dibawa usai jatuh, dan aku tidak melihat gangguan permanen akibat kecelakaan itu. Flemming bagus secara fisik; tapi harus kuakui kondisi lekas marah dan murung yang dialaminya membuatku risau. Harusnya dia orang terakhir di dunia yang patah kaki. Kau tahu betapa tidak sabaran teman kita ini. Jiwanya penuh gerak dan energi, tak pernah puas kecuali kalau sedang mengejar suatu sasaran, seperti banteng mengejar selendang merah, tapi tetap ramah. Dia tak lagi ramah. Tabiatnya jadi sedikit buruk. Nona Fanny Flemming datang dari Newport, di mana keluarganya tinggal selama musim panas, guna merawat Flemming. Tapi dia menyuruhnya pergi keesokan pagi dalam derai air mata. Dia menumpuk satu set lengkap karya Balzac, dua puluh tujuh jilid, dekat sofanya, untuk dilempar kepada Watkins kapanpun pelayan teladan itu muncul membawa makanan. Kemarin dengan lugu kubawakan sekeranjang kecil limun untuknya. Kau tahu, kupasan kulit limun di pinggir trotoarlah yang sudah membuat sial teman kita ini. Well, begitu matanya tertuju pada limun-limun itu, dia mengamuk tak terkira. Ini baru salah satu mood, dan paling kurang merepotkan. Pada waktu-waktu lain, dia duduk dengan kepala tertunduk memperhatikan tungkai pecahnya, bisu, cemberut, putus asa. Ketika dirundung oleh sawan ini—dan kadang berlangsung seharian—tak ada yang bisa mengalihkan melankolinya. Dia tak mau makan, bahkan tidak membaca koran. Buku-buku, kecuali sebagai proyektil untuk Watkins, tak punya pesona baginya. Kondisinya betul-betul menyedihkan.

Nah, andai dia orang miskin, dengan keluarga yang bergantung pada kerjanya sehari-hari, sikap lekas marah dan patah semangat ini cukup wajar. Tapi untuk ukuran seorang pemuda 24 tahun, dengan uang berlimpah dan tak punya beban di dunia ini, hal itu janggal. Jika dia terus memperturutkan tingkah anehnya ini, lama-lama bisa radang tulang betis. Dia patah tulang betis. Aku kehabisan akal untuk membuat resep. Aku punya obat bius dan losion, untuk menidurkan dan meredakan nyeri; tapi aku tak punya obat yang bisa membuat seseorang sedikit waras. Itu di luar keahlianku, tapi mungkin tidak untukmu. Kau teman akrab Flemming, Achates setianya. Tulis surat untuknya, tulis sering-sering, alihkan pikirannya, semangati dia, jangan sampai dia menjadi kasus melankolia kronis. Mungkin dia punya suatu rencana penting yang berantakan oleh pengungkungannya saat ini. Kalau ya, kau pasti tahu, dan akan tahu cara menasehatinya dengan bijak. Aku yakin ayahmu menganggap perubahan ini bermanfaat? Hormatku untukmu.

Judul asli : Marjorie Daw ()
Pengarang :
Penerbit : Relift Media, December 2016
Genre :
Kategori :
Unduh :

No comments

Post a Comment