Skip to content
Mengapa Kita Menentang Yahudi? – Relift Media

Bacaan non-fiksi politik Mengapa Kita Menentang Yahudi?

Apa kaitan anti-Semitisme dengan nasionalisme? Aku bertanya kebalikannya: apa kaitan Yahudi dengan nasionalisme? Nasionalisme adalah doktrin darah, doktrin ras. Yahudi adalah musuh dan penghancur darah manunggal, penghancur sadar ras kita.



Kita menentang kaum Yahudi karena kita adalah pem­bela kebebasan rakyat Jerman. Orang Yahudi adalah biang kerok dan penerima untung dari perbudakan kita. Dia telah menyalahgunakan kesengsaraan sosial masyarakat luas untuk memperdalam keterbelahan terkutuk antara kanan dan kiri di masyarakat kita, untuk membelah Jerman menjadi dua. Ini adalah alasan sesungguhnya kenapa kita kalah dalam Perang Besar di satu sisi, dan alasan dari penyimpangan revolusi di sisi lain.

Orang Yahudi tak tertarik memecahkan persoalan-per­soalan penting Jerman. Dia hidup karena persoalan-persoal­an tersebut belum diselesaikan. Seandainya rakyat Jerman menjadi komunitas bersatu yang bebas untuk bertindak di dunia, orang Yahudi tidak akan punya tempat di tengah-tengah kita. Dia memegang kartu-kartu truf ketika sebuah masyarakat hidup di bawah perbudakan domestik dan asing, tidak ketika mereka merdeka, rajin, percaya diri, dan teguh. Orang Yahudi menyebabkan kesengsaraan kita dan hidup dari itu hari ini.

Itulah kenapa kita nasionalis dan sosialis menentang kaum Yahudi. Orang Yahudi telah merusak ras kita, dan mengotori moral kita, meruntuhkan nilai-nilai kita, dan mematahkan kekuatan kita. Dia adalah alasan kenapa kita hari ini menjadi paria seluruh dunia. Selama kita orang Jerman, dia adalah penderita kusta di tengah-tengah kita. Ketika kita melupakan fitrah Jerman kita, dia menang atas kita dan masa depan kita.

Orang Yahudi adalah iblis plastik busuk. Ketika dia men­cium kotoran dan kebusukan, dia muncul dari tempat per­sembunyiannya dan memulai pembantaian kriminilnya atas bangsa-bangsa. Dia memakai topeng persahabatan di depan orang-orang yang dia hendak khianati, sementara korban tak berdosa tidak menyadari lehernya sudah putus.

Orang Yahudi tidak kreatif. Dia tidak memproduksi apa-apa, dia cuma berdagang produk. Kain tua, pakaian, lukisan, permata, padi-padian, saham, saham tambang, bangsa-bangsa, dan negara-negara. Dan segala sesuatu yang dia jual dicuri dari suatu tempat dan dengan suatu cara. Selama dia menentang sebuah negara, dia adalah seorang revolusioner; begitu dia mendapat kekuasaan, dia mengkhotbahkan per­damaian dan ketertiban agar dia bisa menikmati hasil curi­annya.

Apa kaitan anti-Semitisme dengan sosialisme? Aku ber­tanya kebalikannya: apa kaitan Yahudi dengan sosialisme? Sosialisme adalah doktrin kerja keras. Kapan kita pernah me­lihatnya bekerja alih-alih menjarah, mencuri, korupsi, dan hidup dari keringat orang lain? Kita adalah sosialis yang menentang Yahudi karena kita melihat dalam bangsa Ibrani tersebut inkarnasi kapitalisme, yang berarti penyalahgunaan kekayaan masyarakat.

Apa kaitan anti-Semitisme dengan nasionalisme? Aku bertanya kebalikannya: apa kaitan Yahudi dengan nasionalis­me? Nasionalisme adalah doktrin darah, doktrin ras. Yahudi adalah musuh dan penghancur darah manunggal, peng­hancur sadar ras kita. Kita adalah nasionalis yang menen­tang Yahudi karena kita melihat dalam bangsa Ibrani ter­sebut musuh abadi kehormatan bangsa kita dan kebebasan etnis kita.

Penerjemahan atas seizin Randall L. Bytwerk.

Judul asli : We Do we Oppose the Jews?
Warum sind wir Judengegner?
()
Pengarang :
Penerbit : Relift Media, November 2022
Genre :
Kategori : ,

Unduh

  • Unduh

    Mengapa Kita Menentang Yahudi?

  • Unduh

    Koleksi Sastra Klasik (2022)