Skip to content
Sekretaris Kampanye – Relift Media

Sekretaris Kampanye

Dulu para reformis adalah tipe “kaum ningrat”, tapi sekarang generasi baru dan muda naik ke atas panggung, generasi yang telah dilatih untuk mencapai hasil, ambisius untuk meraih apa yang di tahun-tahun terdahulu dianggap mustahil.


Carton membawa kami langsung ke markas kampanye Liga Reformasi, di mana pertarungan untuk kehidupan politiknya sedang dilancarkan.

Kami menemukan kantor-kantor di menara sebuah gedung pencakar langit, dari mana mengalir arus deras seruan kepada orang-orang, dalam bentuk cetak dan lisan dari segala jenis, mendesak mereka bersatu bahu-membahu demi pemerintahan yang baik dan memberikan suara kepada “lingkaran” di luar kekuasaan.

Rasanya ada suasana berbeda pada tempat tersebut dari apa yang biasa kukaitkan dengan markas-markas politik dalam kampanye-kampanye terdahulu. Tidak ada politisi-politisi kolot dan hawa intrik yang dipenuhi tembakau.

Alih-alih, ada hawa kesungguhan dan ketepatgunaan, yang tak salah lagi memberi semangat dan harapan. Rasanya seperti membicarakan sebuah era baru dalam politik di mana segala sesuatu dilakukan di ruang terbuka ketimbang di pertemuan rahasia dan makan malam keji, sebagaimana Dorgan lakukan di Gastron’s.

Peta-peta kota tergantung di dinding, sebagian dipenuhi pin-pin warna, menandakan kondisi pengumpulan suara. Peta-peta lain yang berwarna, terbagi ke dalam segala jenis distrik, memberitahukan bagaimana jalannya pertempuran di berbagai benteng Bos Dorgan dan Sub-bos Murtha.

Sistem-sistem besar indeks kartu, perangkat halaman lepas, perkakas penghemat kerja untuk menerbitkan banyak “literatur” kampanye dengan cepat; singkatnya, sebuah sistem sempurna, seperti yang dibanggakan oleh perusahaan besar dan terkelola, nyata terlihat ke manapun kita memandang.

Pekerjaan berlanjut di setiap departemen di bawah tekanan tinggi, sebab kampanye ini, yang lebih panas dari biasa, hampir berakhir. Tidak perlu kelihaian tinggi, bahkan tanpa diberitahu, untuk menyimpulkan dari keadaan sekitar bahwa orang-orang di sini sibuk dalam pergumulan tahunan mencari suara sesama warga untuk reformasi dan hampir kehabisan tenaga karena usaha berat tersebut.

Itu adalah, seperti kubilang, kampanye paling getir dalam catatan bertahun-tahun. Dulu para reformis adalah tipe “kaum ningrat”, tapi sekarang generasi baru dan muda naik ke atas panggung, generasi yang telah dilatih untuk mencapai hasil, ambisius untuk meraih apa yang di tahun-tahun terdahulu dianggap mustahil. Liga Reformasi sedang melakukan kampanye gigih dan begitu pula Sistem lebih ketakutan daripada sebelumnya.

Carton mujur sudah melepaskan diri dari perbudakan bos-bos lama bahkan sebelum pemberontakan populer terhadap mereka membesar sedemikian rupa hingga menjamin siapapun dalam mengurus kehidupan politiknya tanpa mengindahkan orang-orang berkuasa yang memerintah di balik layar. Nyatanya, Liga Reformasi sendiri berutang eksistensi pada persimpangan mujur antara kondisi moral dan kondisi ekonomi yang menuntut perkembangan.

Tentu saja, Liga tidak mempunyai “laras” besar semisal lawan-lawan mereka di bawah Dorgan. Tapi, setidaknya mereka punya banyak pekerja sukarela, pria dan wanita, yang siap berkorban demi kemajuan prinsip-prinsip yang mereka bela.

Di satu bagian suite kantor yang disewa oleh Liga, Carton telah menentukan kantornya sendiri, dan ke kantor inilah dia menuntun kami, usai berbicara sebentar dengan bocah penjaga koridor menuju pintu, dan usai bertukar salam dengan bermacam-macam pekerja dan tamu di kantor sebelah luar.

Kami duduk selagi Carton memeriksa beberapa surat yang ditinggal di mejanya.

Sejenak kemudian pintu kantor terbuka dan seorang wanita muda dalam gaun jalan yang mempesona, dengan topi perlente kecil cantik dan kerudung menggoda, berdiri sesaat, bimbang, dan hampir saja berputar balik sambil meminta maaf karena sudah mengganggu apa yang terlihat seperti pertemuan.

Judul asli : The Suffragette Secretary ()
Pengarang :
Seri :
Penerbit : Relift Media, February 2019
Genre :
Kategori :
Unduh :

No comments

Post a Comment