Skip to content
Gravitasi Negatif – Relift Media

Gravitasi Negatif

Ada kesenangan luar biasa dalam melawat di atas bumi seperti Merkurius bersayap, dan dalam merasakan diri kita terbebas dari banyak tarikan gravitasi yang menarik kita ke bumi dan berangsur-angsur membuat pergerakan tubuh kita letih dan berat.


Aku dan isteriku menginap di sebuah kota kecil di Italia utara. Suatu sore cerah di musim semi kami berjalan kaki enam atau tujuh mil untuk menyaksikan matahari terbenam di balik beberapa gunung rendah di sebelah barat kota. Perjalanan kami sebagian besar menempuh jalan raya mulus keras, lalu berbelok ke serangkaian jalan sempit, kadang dibatasi tembok, dan kadang pagar tipis dari bahan alang-alang atau rotan. Mendekati gunung, yang tonjolan tanah rendahnya hendak kami naiki, kami dengan mudah mendaki tembok setinggi kira-kira empat kaki, dan tahu-tahu kami berada di padang rumput. Itu membawa ke titik yang ingin kami capai, kadang dengan pendakian bertahap, dan kadang dengan memanjat kasar. Kami takut sedikit terlambat, dan karenanya terus bergegas, lari menaiki perbukitan penuh rumput, dan dengan gesit meloncati tempat-tempat kasar dan berbatu. Aku membawa ransel yang diikat kokoh pada bahu, dan di ketiak isteriku ada jenis keranjang empuk besar yang biasa dipakai para wisatawan. Lengannya diulurkan ke dalam gagang sampai dasar keranjang, yang didekap rapat ke pinggang. Dia selalu membawanya dengan cara seperti ini. Keranjang berisi dua botol anggur, satu rasa manis untuk isteriku, satu lagi sedikit asam untukku sendiri. Anggur manis membuatku pusing.

Ketika kami sampai di tubir penuh rumput, yang populer di kalangan pecinta matahari terbenam di sekitar situ, aku segera melangkah ke tepi untuk melihat pemandangan, tapi isteriku duduk menyeruput anggur karena kehausan; dan kemudian dia meninggalkan keranjangnya, datang ke sampingku. Peman-dangannya memang indah sekali. Di bawah terhampar lembah naungan hijau luas, dengan satu sungai kecil melintasinya, dan rumah-rumah bergenting merah di sana-sini. Di kejauhan berdiri serangkaian gunung, merah muda, hijau pucat, dan ungu di mana puncak-puncak mereka menangkap pantulan matahari terbenam, dan pantulan hijau kelabu kaya dalam bayang-bayang. Selebihnya adalah langit biru Italia, diterangi matahari terbenam luar biasa indah.

Aku dan isteriku adalah orang Amerika, dan pada waktu cerita ini kami berusia paruh baya dan sangat cinta melihat segala sesuatu yang menarik atau indah di sekeliling kami. Kami punya seorang putera berumur 22 tahunan, yang juga sangat kami cintai; tapi dia tidak bersama kami, saat itu mahasiswa di Jerman. Meski sehat, kami bukan orang kuat, dan, di bawah kondisi biasa, tidak banyak berjalan kaki lama-lama melintasi pedesaan. Aku berukuran sedang, tanpa banyak pertumbuhan otot, sementara isteriku cukup begap, dan bertambah begap.

Pembaca mungkin agak kaget bahwa sepasang paruh baya, bukan pejalan kaki yang terlalu kuat, atau terlalu bagus—sang isteri dibebani keranjang berisi dua botol anggur dan satu cangkir minum logam, dan suaminya menggendong ransel berat, penuh segala macam barang rombeng, terselempang pada pundak—berangkat untuk perjalanan kaki tujuh mil, meloncati tembok, berlari menaiki lereng bukit, tapi merasa dalam kondisi sangat bagus untuk menikmati pemandangan matahari terbenam. Keadaan ganjil ini akan kujelaskan.

Dulu aku seorang profesional, tapi beberapa tahun sebelum ini aku pensiun dengan pendapatan sangat nyaman. Aku selalu cinta pencarian sains, dan kini menjadikannya kesibukan dan kesenangan sebagian besar waktu luangku. Rumah kami berada di kota kecil; dan di pojok pekarangan aku membangun sebuah laboratorium, di mana aku melakukan penelitian dan percobaan. Aku sudah lama ingin menemukan alat untuk bukan sekadar menghasilkan, tapi juga mempertahankan dan mengendalikan, suatu gaya alam, sebetulnya sama dengan gaya sentrifugal, tapi aku menyebutnya gravitasi negatif. Nama ini kuambil karena lebih baik daripada nama lain dalam menandakan aksi gaya yang kuhasilkan. Gravitasi positif menarik segala sesuatu ke arah pusat bumi. Maka gravitasi negatif adalah kekuatan yang menolak segala sesuatu dari pusat bumi, sebagaimana kutub negatif magnet menolak jarum, sementara kutub positif menariknya. Bahkan tujuanku adalah menyimpan gaya sentrifugal dan menjadikannya konstan, terkendali, dan siap dipakai. Manfaat penemuan semacam ini hampir tak bisa dilukiskan. Singkat kata, itu akan meringankan beban-beban dunia.

Judul asli : A Tale of Negative Gravity ()
Pengarang :
Penerbit : Relift Media, December 2018
Genre :
Kategori :
Unduh :

No comments

Post a Comment